<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Zerich150105's Weblog</title>
	<atom:link href="http://zerich150105.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zerich150105.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Nov 2007 09:08:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='zerich150105.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Zerich150105's Weblog</title>
		<link>http://zerich150105.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://zerich150105.wordpress.com/osd.xml" title="Zerich150105&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://zerich150105.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Taubatnya Pemuda Yang Durhaka Kepada Ibunya</title>
		<link>http://zerich150105.wordpress.com/2007/11/12/taubatnya-pemuda-yang-durhaka-kepada-ibunya/</link>
		<comments>http://zerich150105.wordpress.com/2007/11/12/taubatnya-pemuda-yang-durhaka-kepada-ibunya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Nov 2007 09:08:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zerich150105</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zerich150105.wordpress.com/2007/11/12/taubatnya-pemuda-yang-durhaka-kepada-ibunya/</guid>
		<description><![CDATA[H.H.M. Seorang pemuda yang pergi keluar negeri untuk belajar. Setelah memperoleh ijazah tinggi, ia pulang ke negaranya. Dia menikah dengan seorang gadis dan cantik yang menjadi kehancurannya seandainya tidak mendapat pertolongan Allah. Dia Bercerita: Ayahku meninggal dunia ketika aku masih kecil. Maka ibuku lah yang merawatku. Ibu bekerja sebagai pembantu rumah tangga sehingga mampu membiayaiku. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zerich150105.wordpress.com&amp;blog=1733825&amp;post=9&amp;subd=zerich150105&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>H.H.M. Seorang pemuda yang pergi keluar negeri untuk belajar. Setelah memperoleh ijazah tinggi, ia pulang ke negaranya. Dia menikah dengan seorang gadis dan cantik yang menjadi kehancurannya seandainya tidak mendapat pertolongan Allah. Dia Bercerita: </p>
<p>Ayahku meninggal dunia ketika aku masih kecil. Maka ibuku lah yang merawatku. Ibu bekerja sebagai pembantu rumah tangga sehingga mampu membiayaiku. Aku adalah anak satu-satunya. Ibuku menyekolahkanku sampai selesai dari Universitas. Aku tetap berbakti kepadanya. Sehingga datang panggilan untuk belajar di luar negeri. Ibu melepas kepergianku, dengan air mata dan berkata: &#8220;Jagalah dirimu wahai anakku, jangan sampai kamu memutuskan kabar, sering-seringlah berkirim surat untuk menenangkan jiwaku&#8221;. </p>
<p>Aku menyelesaikan studiku dengan jangka waktu yang panjang. Aku pulang dengan perubahan yang cukup besar. Peradaban barat telah banyak mencemari pribadiku, aku memandang agama sebagai sebuah keterbelakangan. Aku hanya beriman pada hal-hal yang berwujud konkrit saja. Wal &#8216;Iyadzu billah. </p>
<p>Aku mendapat pekerjaan dengan posisi yang cukup terpandang. Aku mulai berpikir untuk mencari seorang isteri hingga akhirnya aku mendapatkannya. Padahal ibuku sudah memilihkan seorang gadis yang taat beragama, tapi aku tidak mau. Aku tetap memilih gadis idamanku, seorang penyanyi yang cantik, karena aku dari dulu menginginkan kehidupan &#8220;Aristokrasi&#8221; dalam bahasa mereka. Enam bulan setelah hari pernikahanku, isteriku berbuat makar terhadap ibuku. Pada suatu hari aku masuk rumah, tiba-tiba isteriku menangis, aku menanyakan sebab dia menangis, lalu ia berkata, &#8216;ibumu memusuhiku di rumah ini&#8217;, mendengar hal itu kesabaranku hilang. Aku kalap dan mengusir ibuku dari rumah, ibuku keluar sambil menangis dan berkata, &#8216;Mudah-mudahan Allah membahagiakanmu wahai anakku&#8217;. </p>
<p>Beberapa saat kemudian aku keluar mencarinya tapi tak kutemukan, aku kembali kerumah, namun isteriku mampu membuatku lupa dengan ibuku. Beberapa waktu lamanya aku tak mendengar kabar ibuku. Dalam pada itu aku terkena penyakit yang cukup parah sehingga aku masuk rumah sakit. Ibuku mendengar kabarku, lalu dia datang untuk menjengukku. Waktu itu isteriku ada di sisiku. Melihat ibuku dia langsung mengusir ibuku sebelum sempat masuk sambil berkata, &#8216;Anakmu tidak ada di sini, mau apa kamu, pergi kamu . . . &#8216;. Ibuku langsung pergi. </p>
<p>Aku keluar rumah sakit setelah cukup lama di situ. Kondisi jiwaku berubah. Akhu kehilangan pekerjaan dan rumah, hutangku menumpuk, semua itu akibat ulah isteriku yang banyak permintaan. Dan pula akhirnya isteriku meninggalkanku dengan menyatakan, &#8216;Selama kamu kehilangan pekerjaan dan harta bendamu, serta kedudukan di tengah-tengah masyarakat, maka aku berterus terang kepadamu. Aku tak menginginkanmu lagi&#8230;ceraikan aku&#8217;. Kata-katanya laksana petir yang menyambar kepala. Seketika itu juga aku menceraikannya, aku seperti baru terbangun dri tidurku. Aku pergi tanpa arah tujuan yang jelas. Aku mencari ibuku hingga akhirnya aku menemukannya. Akan tetapi aku menemukannya tinggal bersama seorang rahib yang makan dari hasil sedekah. Aku menemuinya, wajahnya pucat pasi akibat banyak menangis, begitu melihatnya aku langsung bersimpuh di kedua kakinya, aku menangis dengan kerasnya disusul tangis ibuku. </p>
<p>Keadaan ini berlangsung sekitar satu jam, setelah itu aku membawa ibuku kerumahku. Aku berjanji pada diriku untuk berbakti kepadanya dan menjalankan perintah-perintah Allah dan meninggalkan larangan-larangan-Nya. Kini aku hidup dalam hari-hari yang indah dengan ibuku tercinta, mudah-mudahan Allah menjaganya. Aku bermohon kepada Allah untuk menutupi kesalahan-kesalahanku. </p>
<p>Dikutip dari : Hakikat Taubat<br />
    PP. ALIRSYAD AL ISLAMIYYAH HOME     </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zerich150105.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zerich150105.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zerich150105.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zerich150105.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zerich150105.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zerich150105.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zerich150105.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zerich150105.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zerich150105.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zerich150105.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zerich150105.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zerich150105.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zerich150105.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zerich150105.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zerich150105.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zerich150105.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zerich150105.wordpress.com&amp;blog=1733825&amp;post=9&amp;subd=zerich150105&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zerich150105.wordpress.com/2007/11/12/taubatnya-pemuda-yang-durhaka-kepada-ibunya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e201172995d0d678943e1265ede93fa8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">zerich150105</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hiperemesis Gravidarum</title>
		<link>http://zerich150105.wordpress.com/2007/10/25/hiperemesis-gravidarum/</link>
		<comments>http://zerich150105.wordpress.com/2007/10/25/hiperemesis-gravidarum/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 03:39:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zerich150105</dc:creator>
				<category><![CDATA[maternitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zerich150105.wordpress.com/2007/10/25/hiperemesis-gravidarum/</guid>
		<description><![CDATA[1. Pengertian : Hiperemesis gravidarum adalah muntah yang terjadi sampai umur kehamilan 20 minggu, begitu hebat dimana segala apa yang dimakan dan diminum dimuntahkan sehingga mempengaruhi keadaan umum dan pekerjaan sehari-hari, berat badan menurun, dehidrasi, terdapat aseton dalam urine, bukan karena penyakit seperti Appendisitis, Pielitis dan sebagainya. 2. Etiologi: Penyebab Hiperemesis gravidarum belum diketahui secara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zerich150105.wordpress.com&amp;blog=1733825&amp;post=8&amp;subd=zerich150105&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1.	Pengertian :<br />
Hiperemesis gravidarum adalah muntah yang terjadi sampai umur kehamilan 20 minggu, begitu hebat dimana segala apa yang dimakan dan diminum dimuntahkan sehingga mempengaruhi keadaan umum dan pekerjaan sehari-hari, berat badan menurun, dehidrasi, terdapat aseton dalam urine, bukan karena penyakit seperti Appendisitis, Pielitis dan sebagainya.<br />
<span id="more-8"></span><br />
2.	Etiologi:<br />
Penyebab Hiperemesis gravidarum belum diketahui secara pasti. Perubahan-perubahan anatomik pada otak, jantung, hati dan susunan saraf disebabkan oleh kekurangan vitamin serta zat-zat lain akibat inanisi.<br />
Beberapa faktor predisposisi dan faktor lain yang ditemukan :<br />
a.	Faktor predisposisi yang sering dikemukakan adalah primigravida, mola hidatidosa dan kehamilan ganda. Frekuensi yang tinggi pada mola hidatidosa dan kehamilan ganda memimbulkan dugaan bahwa faktor hormon memegang peranan, karena pada kedua keadaan tersebut hormon Khorionik gonadotropin dibentuk berlebihan.<br />
b.	Masuknya vili khorialis dalam sirkulasi maternal dan perubahan metabolik akibat hamil serta resistensi yang menurun dari pihak ibu tehadap perubahan ini merupakan faktor organik.<br />
c.	Alergi. Sebagai salah satu respon dari jaringan.ibu terhadap anak, juga disebut sebagai salah satu faktor organik.<br />
d.	 Faktor psikologik memegang peranan yang penting pada penyakit ini walaupun hubungannya dengan terjadinya hiperemesis gravidarum belum diketahui dengan pasti. Rumah tangga yang retak, kehilangan pekerjaan, takut terhadap kehamilan dan persalinan, takut terhadap tanggung jawab sebagai ibu, dapat menyebabkan konflik mental yang dapat memperberat mual dan muntah sebagai ekspresi tidak sadar terhadap keengganan menjadi hamil atau sebagai pelarian karena kesukaran hidup. Tidak jarang dengan memberikan suasana yang baru sudah dapat membantu mengurangi frekwensi muntah klien.</p>
<p>3.	Patofisiologi<br />
Ada yang menyatakan bahwa, perasaan mual adalah akibat dari meningkatnya kadar estrogen, oleh karena keluhan ini terjadi pada trimester pertama.<br />
Pengaruh psikologik hormon estrogen ini tidak jelas, mungkin berasal dari sistem saraf pusat atau akibat berkurangnya pengosongan lambung. Penyesuaian terjadi pada kebanyakan wanita hamil, meskipun demikian mual dan muntah dapat berlangsung berbulan-bulan.<br />
Hiperemesis garavidarum yang merupakan komplikasi mual dan muntah pada hamil muda, bila terjadi terus-menerus dapat menyebabkan dehidrasi dan tidak seimbangnya elektrolit dengan alkalosis hipokloremik. Belum jelas mengapa gejala ini hanya terjadi pada sebagian kecil wanita, tetapi faktor psikologik merupakan faktor utama, disamping faktor hormonal. Yang jelas wanita yang sebelum kehamilan sudah menderita lambung spastik dengan gejala tak suka makan dan mual, akan mengalami emesis gravidarum yang berat.<br />
Hiperemesis gravidarum ini dapat mengakibatkan cadangan karbohidrat dan lemak habis terpakai untuk keperluan energi. Karena oksidasi lemak yang tak sempurna, terjadilah ketosis dengan tertimbunnya asam aseton-asetik, asam hidroksi butirik dan aseton dalam darah. Kekurangan cairan yang diminum dan kehilangan cairan karena muntah menyebabkan dehidrasi, sehmgga cairan ekstraselurer dan plasma berkurang. Natrium dan Khlorida darah turun, demikian pula Khlorida air kemih. Selain itu dehidrasi menyebabkan hemokonsentrasi, sehingga aliran darah ke jaringan berkurang. Hal ini menyebabkan jumlah zat makanan dan oksigen ke jaringan berkurang pula dan tertimbunlah zat metabolik yang toksik. Kekurangan Kalium sebagai akibat dari muntah dan bertambahnya ekskresi lewat ginjal, bertambahnya frekuensi muntah-muntah yang lebih banyak, dapat merusak hati dan terjadilah lingkaran setan yang sulit dipatahkan.</p>
<p>4.	Gejala Dan Tanda<br />
Hiperemesis   gravidarum,   menurut   berat   ringannya   gejala   dapat   dibagi   dalam 3 (tiga) tingkatan yaitu :<br />
1.	Tingkatan I :<br />
Muntah terus menerus yang mempengaruhi keadaan umum penderita, ibu merasa lemah, nafsu makan tidak ada, berat badan menurun dan nyeri pada epigastrium. Nadi meningkat sekitar 100 kali per menit, tekanan darah sistol menurun turgor kulit berkurang, lidah mengering dan mata cekung.<br />
2.	Tingkatan II :<br />
Penderita tampak lebih lemah dan apatis, turgor kulit lebih berkurang, lidah mengering dan nampak kotor, nadi kecil dan cepat, suhu kadang-kadang naik dan mata sedikit ikterus. Berat badan menurun dan mata menjadi cekung, tensi rendah, hemokonsentrasi, oliguri dan konstipasi.<br />
Aseton dapat tercium dalam hawa pernapasan, karena mempunyai aroma yang khas dan dapat pula ditemukan dalam kencing.<br />
3.	Tingkatan III:<br />
Keadaan umum lebih parah, muntah berhenti, kesadaran menurun dan somnolen sampai koma, nadi kecil dan cepat, suhu badan meningkat dan tensi menurun. Komplikasi fatal dapat terjadi pada susunan saraf yang dikenal sebagai ensefalopati Wemicke, dengan gejala : nistagtnus dan diplopia. Keadaan ini adalah akibat sangat kekurangan zat makanan, termasuk vitamin B kompleks. Timbulnya ikterus adalah tanda adanya payah hati.<br />
5.	Penatalaksanaan<br />
Pencegahan terhadap Hiperemesis gravidarum perlu dilaksanakan dengan jalan memberikan pcnerapan tentang kehamilan dan persalinan sebagai suatu proses yang fisiologik, memberikan keyakinan bahwa mual dan kadang-kadang muntah merupakan gejala yang flsiologik pada kehamilan muda dan akan hilang setelah kehamilan 4 bulan, mengajurkan mengubah makan sehari-hari dengan makanan dalam jumlah kecil tetapi lebih sering. Waktu bangun pagi jangan segera turun dari tempat tidur, tetapi dianjurkan untuk makan roti kering atau biskuit dengan teh hangat.<br />
Makanan  yang  berminyak  dan  berbau   lemak  sebaiknya  dihindarkan.   Makanan  dan minuman sebaiknya disajikan dalam keadaan panas atau sangat dingin.<br />
1.	Obat-obatan<br />
Sedativa yang sering digunakan adalah Phenobarbital. Vitamin yang dianjurkan Vitamin B1 dan B6 Keadaan yang lebih berat diberikan antiemetik sepeiti Disiklomin hidrokhloride atau Khlorpromasin. Anti histamin ini juga dianjurkan seperti Dramamin, Avomin<br />
2.	Isolasi<br />
Penderita disendirikan dalam kamar yang tenang tetapi cerah dan peredaran udara yang baik. Tidak diberikan makan/minuman setama 24 -28 jam. Kadang-kadang dengan isolasi saja gejaia-gejala akan berkurang atau hilang tanpa pengobatan.</p>
<p>3.	Terapi psikologik<br />
Perlu diyakinkan pada penderita bahwa penyakit dapat disembuhkan, hilangkan rasa takut oleh karena kehamilan, kurangi pekerjaan yang serta menghilangkan masalah dan konflik, yang kiranya dapat menjadi latar belakang penyakit ini.</p>
<p>4.	Cairan parenteral<br />
Berikan cairan- parenteral yang cukup elektrolit, karbohidrat dan protein dengan Glukosa 5% dalam cairan garam fisiologik sebanyak 2-3 liter per hari. Bila perlu dapat ditambah Kalium dan vitamin, khususnya vitamin B kompleks dan vitamin C. Bila ada kekurangan protein, dapat diberikan pula asam amino secara intra vena.</p>
<p>5.	Penghentian kehamilan<br />
Pada sebagian kecil kasus keadaan tidak menjadi baik, bahkan mundur. Usahakan mengadakan pemeriksaan medik dan psikiatri bila keadaan memburuk. Delirium, kebutaan, tachikardi, ikterus anuria dan perdarahan merupakan manifestasi komplikasi organik. Dalam keadaan demikian perlu dipertimbangkan untuk mengakhiri kehamilan. Keputusan untuk melakukan abortus terapeutik sering sulit diambil, oleh karena di satu pihak tidak boleh dilakukan terlalu cepat, tetapi dilain pihak tak boleh menunggu sampai terjadi gejala ireversibel pada organ vital.</p>
<p>6.	Diet<br />
a.	Diet hiperemesis I diberikan pada hiperemesis tingkat III.<br />
Makanan hanya berupa rod kering dan buah-buahan. Cairan tidak diberikan bersama makanan tetapi  1 &#8212; 2 jam sesudahnya. Makanan ini kurang dalam semua zat &#8211; zat gizi, kecuali vitamin C, karena itu hanya diberikan selama beberapa hari.<br />
b.	Diet hiperemesis II diberikan bila rasa mual dan muntah berkurang. Secara berangsur mulai diberikan makanan yang bernilai gizi linggi. Minuman tidak diberikan bersama makanan . Makanan ini rendah dalam semua zat-zal gizi kecuali vitamin A dan D.<br />
c.	Diet hiperemesis III diberikan kepada penderita dengan hiperemesis ringan. Menurut kesanggupan penderita minuman boleh diberikan bersama makanan. Makanan ini cukup dalam semua zat gizi kecuali Kalsium.</p>
<p>7.	Prognosis<br />
Dengan penanganan yang baik prognosis Hiperemesis gravidarum sangat memuaskan. Penyakit ini biasanya dapat membatasi diri, namun demikian pada tingkatan yang berat, penyakit ini dapat mengancam jiwa ibu dan janin.<br />
2.	Konsep Dasar Keperawatan<br />
A.	Pengkajian Data Fokus<br />
a.	Aktifitas istirahat<br />
Tekanan darah sistol menurun, denyut nadi meningkat (&gt; 100 kali per menit).<br />
b.	Integritas ego<br />
Konflik   interpersonal   keluarga,   kesulitan   ekonomi,   perubahan   persepsi   tentang kondisinya, kehamilan tak direncanakan.<br />
c.	Eliminasi<br />
Pcrubahan pada konsistensi; defekasi, peningkatan frekuensi berkemih  Urinalisis : peningkatan konsentrasi urine.<br />
d.	Makanan/cairan<br />
Mual dan muntah yang berlebihan (4 – 8 minggu) , nyeri epigastrium, pengurangan berat badan (5 – 10 Kg), membran mukosa mulut iritasi dan merah, Hb dan Ht rendah, nafas berbau aseton, turgor kulit berkurang, mata cekung dan lidah kering.<br />
e.	Pernafasan<br />
Frekuensi pernapasan meningkat.<br />
f.	Keamanan<br />
Suhu kadang naik, badan lemah, icterus dan dapat jatuh dalam koma<br />
g.	Seksualitas<br />
Penghentian menstruasi, bila keadaan ibu membahayakan maka dilakukan abortus terapeutik.</p>
<p>h.	Interaksi sosial<br />
Perubahan  status kesehatan/stressor kehamilan,  perubahan  peran,  respon anggota keluarga yang dapat bervariasi terhadap hospitalisasi dan sakit, sistem pendukung yang kurang.<br />
i.	Pembelajaran dan penyuluhan<br />
-	Segala yang dimakan dan diminum dimuntahkan, apalagi apalahi kalau belangsung sudah lama<br />
-	Berat badan turun lebih dari 1/10 dari berast badan normal<br />
-	Turgor kulit, lidah kering<br />
-	Adanya aseton dalam urine<br />
j.	Pemeriksaan diagnostik<br />
-	USG (dengan menggunakan waktu yang tepat) : mengkaji usia gestasi janin dan adanya gestasi multipel, mendeteksi abnormalitas janin, melokalisasi plasenta.<br />
-	Urinalisis : kultur, mendeteksi bakteri, BUN.<br />
-	Pemeriksaan fungsi hepar: AST, ALT dan kadar LDH.</p>
<p>DIAGNOSA KEPERAWATAN<br />
1.	Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan frekuensi mual dan muntah berlebihan.<br />
2.	Deflsit volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan yang berlebihan.<br />
3.	Koping tidak efektif berhubungan dengan perubahan psikologi kehamilan.<br />
4.	Activity intolerance berhubungan dengan kelemahan.</p>
<p>C.	RENCANA KEPERAWATAN<br />
1.	Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan  berhubungan dengan frekuensi mual dan muntah berlebihan.<br />
INTERVENSI	RASIONAL<br />
1.	Batasi   intake  oral  hingga  muntah berhenti.<br />
2.	Berikan   obat   anti  emetik   yang diprogramkan  dengan  dosis  rendah, misalnya Phenergan 10-20mg/i.v.<br />
3.	Pertahankan terapi cairan yang diprogramkan.<br />
4.	Catat intake dan output.<br />
5.	Anjurkan makan dalam porsi kecil tapi sering<br />
6.	Anjurkan untuk menghindari makanan yang berlemak<br />
7.	anjurkan untuk makan makanan selingan seperti biskuit, roti dan the (panas) hangat sebelum bagun tidur pada siang hari dan sebelum tidur<br />
8.	Catal intake TPN, jika intake oral tidak dapat diberikan dalam periode tertentu.<br />
9.	Inspeksi adanya  iritasi atau Iesi pada mulut.<br />
10.	Kaji  kebersihan  oral  dan  personal hygiene serta  penggunaan cairan pembersih mulut sesering mungkin.<br />
11.	Pantau kadar Hemoglobin dan Hemotokrit<br />
12.	Test urine terhadap aseton, albumin dan glukosa.<br />
13.	Ukur pembesaran uterus.</p>
<p>Rasional</p>
<p>1.	Memelihara keseimbangan cairan elektfolit dan mencegah muntah selanjutnya.<br />
2.	Mencegah    muntah    serta    memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit.<br />
3.	Koreksi adanya hipovolemia dan keseimbangan elektrolit.<br />
4.	Menentukan hidrasi cairan dan pengeluaran melului muntah.<br />
5.	Dapat mencukupi asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh<br />
6.	dapat menstimulus mual dan muntah<br />
7.	Makanan selingan dapat mengurangi atau menghindari rangsang mual muntah yang berlebih<br />
8.	Untuk mempertahankan keseimbangan nutrisi.<br />
9.	Untuk mengetahui integritas inukosa mulut.<br />
10.	Untuk mempertahankan integritas mukosa mulut.<br />
11.	Mengidenfifikasi adanya anemi dan potensial penurunan kapasitas pcmbawa oksigen ibu. Klien dengan kadar Hb &lt; 12 gr/dl atau kadar Ht &lt; 37 % dipertimbangkan anemi pada trimester I.<br />
12.	Menetapkan data dasar ; dilakukan secara rutin untuk mendeteksi situasi potensial resiko tinggi seperti ketidakadekuatan asupan karbohidrat, Diabetik kcloasedosis dan Hipertensi karena kehamilan.<br />
13.	Malnutrisi ibu berdampak terhadap pertumbuhan janin dan memperberat penurunan komplemen sel otak pada janin, yang mengakibatkan kemunduran pcrkembangan janin dan kcmungkinan-kemungkinan lebih lanjut</p>
<p>2.	Defisit volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan yang berlebihan<br />
INTERVENSI	RASIONAL<br />
1.	Tentukan  frekuensi  atau  beratnya mual/muntah.<br />
2.	Tinjau ulang riwayat kemungkinah masalah medis lain (misalnya Ulkus peptikum, gastritis.<br />
3. Kaji suhu badan dan turgor kulit, membran mukosa, TD, input/output dan berat jenis urine. Timbang BB klien dan bandingkan dengan standar.<br />
4.	Anjurkan peningkatan asupan minuman berkarbonat, makan sesering mungkin dengan jumlah sedikit. Makanan tinggi karbonat seperti : roti kering sebelum bangun dari tidur.</p>
<p>Rasional<br />
1.	Memberikan data berkenaan dengan semua kondisi. Peningkatan kadar  hormon Korionik gonadotropin (HCG), perubahan metabolisme karbohidrat dan penurunan motilitas gastrik memperberat mual/muntah pada trimester<br />
2.	Membantu dalam mengenyampingkan penyebab lain untuk mengatasi masalah khusus dalam mengidentifikasi intervensi.<br />
3.	Sebagai   indikator   dalam   membantu mengevaluasi tingkat atau kebutuhan hidrasi.<br />
4.	Membantu  dalam meminimalkan  mual/muntah dengan menurunkan keasaman lambung.<br />
3.	Cemas berhubungan dengan Koping tidak efektif; perubahan psikologi kehamilan<br />
INTERVENSI	RASIONAL<br />
1.	Kontrol lingkungan klien dan batasi pengunjung<br />
2.	Kaji tingkat fungsi psikologis klien<br />
3.	Berikan support psikologis<br />
4.	Berikan penguatan positif<br />
5.	Berikan pelayanan kesehatan yang maksimal</p>
<p>Rasional</p>
<p>1.	Untuk mencegah dan mengurangi kecemasan<br />
2.	Untuk menjaga intergritas psikologis<br />
3.	Untuk menurunkan kecemasan dan membina rasa saling percaya<br />
4.	Untuk meringankan pengaruh psikologis akibat kehamilan<br />
5.	Penting untuk meningkatkan kesehatan mental klien<br />
4.	Activity intolerance berhubungan dengan kelemahan<br />
INTERVENSI	RASIONAL<br />
1.	Anjurkan   klien   membatasi   aktifitas dengan isrirahat yang cukup.<br />
2.	Anjurkan   klien   untuk   menghindari mengangkat berat.<br />
3.	Bantu klien beraktifitas secara bertahap.<br />
4.	Anjurkan tirah baring yang dimodifikasi sesuai indikasi.</p>
<p>Rasional</p>
<p>1.	Menghemat energi dan menghindari pengeluaran tenaga yang terus-menerus untuk meminimalkan kelelahan/kepekaan uterus.<br />
2.	Aktifitas yang ditoleransi sebelumnya mungkin tidak dimodifikasi untuk wanita beresiko.<br />
3.	Aktifitas  bertahap  meminimalkan  terjadinya trauma seita meringankan dalam<!--more--> memenuhi kebutuhannya.<br />
4.	Tingkat aktifitas mungkin periu dimodifikasi sesuai indikasi.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zerich150105.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zerich150105.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zerich150105.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zerich150105.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zerich150105.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zerich150105.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zerich150105.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zerich150105.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zerich150105.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zerich150105.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zerich150105.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zerich150105.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zerich150105.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zerich150105.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zerich150105.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zerich150105.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zerich150105.wordpress.com&amp;blog=1733825&amp;post=8&amp;subd=zerich150105&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zerich150105.wordpress.com/2007/10/25/hiperemesis-gravidarum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e201172995d0d678943e1265ede93fa8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">zerich150105</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Protected: Dispepsia</title>
		<link>http://zerich150105.wordpress.com/2007/09/20/dispepsia/</link>
		<comments>http://zerich150105.wordpress.com/2007/09/20/dispepsia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Sep 2007 02:35:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zerich150105</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pencernaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zerich150105.wordpress.com/2007/09/20/dispepsia/</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zerich150105.wordpress.com&amp;blog=1733825&amp;post=4&amp;subd=zerich150105&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>This post is password protected. You must visit the website and enter the password to continue reading.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zerich150105.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zerich150105.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zerich150105.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zerich150105.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zerich150105.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zerich150105.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zerich150105.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zerich150105.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zerich150105.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zerich150105.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zerich150105.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zerich150105.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zerich150105.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zerich150105.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zerich150105.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zerich150105.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zerich150105.wordpress.com&amp;blog=1733825&amp;post=4&amp;subd=zerich150105&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zerich150105.wordpress.com/2007/09/20/dispepsia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e201172995d0d678943e1265ede93fa8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">zerich150105</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsep Dasar Diare By Erich</title>
		<link>http://zerich150105.wordpress.com/2007/09/18/konsep-dasar-diare-by-erich/</link>
		<comments>http://zerich150105.wordpress.com/2007/09/18/konsep-dasar-diare-by-erich/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Sep 2007 01:38:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zerich150105</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pencernaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zerich150105.wordpress.com/2007/09/18/konsep-dasar-diare-by-erich/</guid>
		<description><![CDATA[DIARE I. Pengertian Diare adalah keadaan kekerapan dan keenceran buang air besar dimana frekuensinya lebih dari tiga kaliper hari dan banyaknya lebih dari 200 – 250 gram. II. Etiologi A. Faktor Infeksi 1. Infeksi enternal yaitu infeksi saluran pencernaan yang merupakan penyebab utama diare pada anak. 2. Infeksi bakteri : Vibrio coma, echeseria coli, Salmonella, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zerich150105.wordpress.com&amp;blog=1733825&amp;post=3&amp;subd=zerich150105&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DIARE</p>
<p>I. <font color="#ff0000">Pengertian</font><br />
Diare adalah keadaan kekerapan dan keenceran buang air besar dimana frekuensinya lebih dari tiga kaliper hari dan banyaknya lebih dari 200 – 250 gram.<span id="more-3"></span></p>
<p>II. <font color="#ff0000">Etiologi<br />
</font>A. <font color="#0000ff">Faktor Infeksi</font><br />
1. Infeksi enternal yaitu infeksi saluran pencernaan yang merupakan penyebab utama diare pada anak.<br />
2. Infeksi bakteri : Vibrio coma, echeseria coli, Salmonella, Shigella, Compilobacter, Yersenia dan Acromonas.<br />
3. Infeksi virus : Entero virus (Virus echo, Coxechasi dan Poliomyelitis), Adeno virus, Rota virus dan Astrovirus.<br />
4. Infeksi parasit : Cacing, protozoa dan jamur.<br />
5. Infeksi parental, yaitu infeksi dibagian tubuh lain diluar alat pencernaan, seperti otitis media akut, tonsilopharingitis dan sebagainya. Keadaan ini terutama pada bayi dan anak dibawah 2 tahun.<br />
B. <font color="#0000ff">Bukan faktor infeksi</font><br />
1. Alergi makanan : susu dan protein.<br />
2. Gangguan metabolik atau malabsorbsi.<br />
3. Iritasi langsung pada saluran pencernaan oleh makanan.<br />
4. Obat-obatan seperti antibiotik.<br />
5. Penyakit usus seperti Colitis ulserative, crohn disease dan enterocolitis.<br />
6. Faktor psikologis : rasa tahut dan cemas.<br />
7. Obstruksi usus.</p>
<p>III. <font color="#ff0000">Patofisiologi<br />
</font>A.<font color="#0000ff"> Gangguan osmotic</font><br />
Makanan atau zat yang tidak dapat diserap menyebabkan tekanan osmotik dalam rongga usus meninggi sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit kedalam rongga usus, hal ini menyebabkan isi rongga usus berlebihan sehingga merangsang usus mengeluarkannya (diare).<br />
B. <font color="#0000ff">Gangguan sekresi</font><br />
Toxin pada dinding usus meningkatkan sekresi air dan elektrolit kedalam usus, peningkatan isi rongga usus merangsang usus untuk mengeluarkannya.<br />
C. <font color="#0000ff">Gangguan motalitas usus</font><br />
Hyperperistaltik menyebabkan berkurangnya kesempatan usus untuk menyerap makanan atau peristaltik yang menurun menyebabkan bakteri tumbuh berlebihan menyebabkan peradangan pada rongga usus sehingga sekresi air dan elektrolit meningkat hal ini menyebabkan absorsi rongga usus menurun sehingga terjadilah diare.</p>
<p>IV. <font color="#ff0000">Klasifikasi Diare</font><br />
Tahapan dehidrasi menurut Ashwill dan Droske (1977) :<br />
1. Dehidrasi ringan : dimana berat badan menurun 3 – 5 % dengan volume cairan yang hilang kurang dari 50 ml/kgBB.<br />
2. Dehidrasi sedang : dimana berat badan menurun 6 – 9 % dengan volume cairan yang hilang kurang dari 50 – 90 ml/kgBB.<br />
3. Dehidrasi berat : dimana berat badan menurun lebih dari 10 % dengan volume cairan yang hilang sama dengan atau lebih dari 100 ml/kgBB.</p>
<p>V. <font color="#ff0000">Gejala Klinik</font><br />
Gejala klinik yang timbul tergantung dari intensitas dan tipe diare, namun secara umum tanda dan gejala yang sering terjadi adalah :<br />
1. Sering buang air besar lebih dari 3 kali dan dengan jumlah 200 – 250 gr.<br />
2. Anorexia.<br />
3. Vomiting.<br />
4. Feces encer dan terjadi perubahan warna dalam beberapa hari.<br />
5. Terjadi perubahan tingkah laku seperti rewel, iritabel, lemah, pucat, konvulsi, flasiddity dan merasa nyeri pada saat buang air besar.<br />
6. Respirasi cepat dan dalam.<br />
7. Kehilangan cairan/dehidrasi dimana jumlah urine menurun, turgor kulit jelek, kulit kering, terdapat fontanel dan mata yang cekung serta terjadi penurunan tekanan darah.</p>
<p>VI. <font color="#ff0000">Komplikasi<br />
</font>Komplikasi yang sering terjadi pada anak yang menderita diare adalah :<br />
1. Dehidrasi<br />
2. Hipokalemi.<br />
3. Hipokalsemi<br />
4. Cardiac disrythmias<br />
5. Hiponatremi.<br />
6. Syok hipovolemia<br />
7. Asidosis.</p>
<p>VII.<font color="#ff0000"> Penatalaksanaan</font><br />
Dasar-dasar penatalaksanaan diare pada anak adalah : (5 D)<br />
1. Dehidrasi.<br />
2. Diagnosis.<br />
3. Diet.<br />
4. Defisiensi disakarida<br />
5. Drugs<br />
Pada dehidrasi ringan diberikan :<br />
a. Oralit + cairan<br />
b. ASI/susu yang sesuai<br />
c. Antibiotika (hanya kalau perlu saja)<br />
Pada dehidrasi sedang, penderita tidak perlu dirawat dan diberikan :<br />
a. Seperti pengobatan dehidrasi ringan<br />
b. Bila tidak minum ASI :<br />
1) Kurang dari 1 tahun LLM dengan takaran 1/3, 2/3 penuh ditambah oralit.<br />
2) Untuk umur 1 tahun lebih , BB 7 kg lebih : teh, biskuit, bubur dan seterusnya selain oralit. Formula susu dihentikan dan baru dimulai lagi secara realimentasi setalh makan nasi.<br />
Pada dehidrasi berat, penderita harus dirawat di RS.<br />
Pengobatan diare lebih mengutamakan pemberian cairan, kalori dan elektrolit yang bisa berupa larutan oralit (garam diare) guna mencegah terjadinya dehidrasi berat, sedangkan antibiotika atau obat lain hanya diberikan bila ada indikasi yang jelas. Spasmolitika dan obstipansia pada diare tidak diberikan karena tidak bermanfaat bahkan dapat memberatkan penyakit.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zerich150105.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zerich150105.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zerich150105.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zerich150105.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zerich150105.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zerich150105.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zerich150105.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zerich150105.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zerich150105.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zerich150105.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zerich150105.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zerich150105.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zerich150105.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zerich150105.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zerich150105.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zerich150105.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zerich150105.wordpress.com&amp;blog=1733825&amp;post=3&amp;subd=zerich150105&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zerich150105.wordpress.com/2007/09/18/konsep-dasar-diare-by-erich/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e201172995d0d678943e1265ede93fa8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">zerich150105</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://zerich150105.wordpress.com/2007/09/17/hello-world/</link>
		<comments>http://zerich150105.wordpress.com/2007/09/17/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Sep 2007 04:03:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zerich150105</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zerich150105.wordpress.com&amp;blog=1733825&amp;post=1&amp;subd=zerich150105&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/zerich150105.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/zerich150105.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zerich150105.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zerich150105.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zerich150105.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zerich150105.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zerich150105.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zerich150105.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zerich150105.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zerich150105.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zerich150105.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zerich150105.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zerich150105.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zerich150105.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zerich150105.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zerich150105.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zerich150105.wordpress.com&amp;blog=1733825&amp;post=1&amp;subd=zerich150105&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zerich150105.wordpress.com/2007/09/17/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e201172995d0d678943e1265ede93fa8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">zerich150105</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
